Tidak banyak memang orang yang mau bicara terbuka tentang masturbasi, namun faktanya baik pria maupun wanita melakukan hal ini.
Bila dilakukan secara wajar masturbasi disebut ahli bisa membawa dampak positif untuk kesehatan. Konsultan seks dr Andri Wanananda, MS, mengatakan dengan masturbasi hormon rasa senang yang dilepaskan oleh otak dapat melawan stres, dan ejakulasi yang rutin juga akan mengurangi risiko kanker prostat.
Akan tetapi bagaimana bila seseorang sama sekali tidak masturbasi? Jawabannya tergantung dari tiap individu. Bila libidonya tinggi maka menahan masturbasi dapat menjadi sesuatu yang tidak nyaman membuat frustasi.
"Menahan hasrat masturbasi yang menggebu itu memang ' berbahaya', dalam arti tidak nyaman. Laksana rasa haus dan dahaga yang tidak terpenuhi, "jelas dr Andri Wanananda, MS.
Psikolog Zoya Amirin, MPsi, mengatakan dalam kacamata psikologi seksual masturbasi sebetulnya termasuk perilaku seksual yang sehat. Dengan catatan masturbasi dilakukan dengan tidak mengganggu kehidupan dan tetap aktif menjalankan tugas dan tanggung jawab sosial dan bermasyarakat.
"Lakukan masturbasi untuk melepaskan ketegangan seksual, tidak mengorbankan aktivitas sosial dan pekerjaan, juga tanggung jawab sehari-hari,"tutur Zoya.

0 Komentar untuk "Berhenti Masturbasi, Apa Efeknya Terhadap Kesehatan?"