Menonton fim porno terkesan lebih menyenangkan ketimbang menyimak
gambar di majalah. Namun, dibalik kesenangan ini tersembunyi fakta
mengejutkan.
Psikolog seksual, Zoya Amirin, M.Psi mengatakan, video porno merusak otak pada usia berapapun. Menonton film porno seminggu sekali menyebabkan kerusakan otak depan (pre-frontal cortex) 20 tahun kemudian.
“Karena efeknya baru terasa jangka panjang. Banyak orang menyepelekan,” katanya saat konferensi pers Durex Condom Emoji di Jakarta, Jumat (27/112015).
Lebih lanjut, Zoya mengutarakan, kerusakan otak depan menyebabkan orang tidak memiliki kemampuan executive judgement.
“Pornografi membuat Anda mempertanyakan kenormalan seksualitas Anda sendiri,” katanya lagi.
Ia menilai edukasi seks dengan video porno itu tidak wajar. Meskipun dilakukan oleh orang sudah menikah.
Lebih mengerikan lagi, kerusakan otak ini bersifat permanen. “Kalau sudah rusak tidak bisa diperbaiki,” tutupnya.
So, jangan coba-coba ya.
sumber:pinkkorset.com
Psikolog seksual, Zoya Amirin, M.Psi mengatakan, video porno merusak otak pada usia berapapun. Menonton film porno seminggu sekali menyebabkan kerusakan otak depan (pre-frontal cortex) 20 tahun kemudian.
“Karena efeknya baru terasa jangka panjang. Banyak orang menyepelekan,” katanya saat konferensi pers Durex Condom Emoji di Jakarta, Jumat (27/112015).
Lebih lanjut, Zoya mengutarakan, kerusakan otak depan menyebabkan orang tidak memiliki kemampuan executive judgement.
“Pornografi membuat Anda mempertanyakan kenormalan seksualitas Anda sendiri,” katanya lagi.
Ia menilai edukasi seks dengan video porno itu tidak wajar. Meskipun dilakukan oleh orang sudah menikah.
Lebih mengerikan lagi, kerusakan otak ini bersifat permanen. “Kalau sudah rusak tidak bisa diperbaiki,” tutupnya.
So, jangan coba-coba ya.
sumber:pinkkorset.com

0 Komentar untuk "Bahaya Film Porno"